Agenda JosayBisnis EkonomiDigitalE CommerceGeneralInternasionalNasionalNews JOSAYPendidikanSosial BudayaTeknologi

Josay mengadakan Pembekalan tentang Kewirausahaan terhadap UMKM di Cileungsi Bogor

Pada awal Desember 2020 di Kantor Kecamatan Cileungsi Bogor diadakan suatu pembekalan tentang kewirausahaan terhadap UMKM di Kabupaten Bogor. Dalam acara tersebut, hadir Ketua Umum Josay Prof. Dr. Ir. A.R. Adji Hoesodo, SH, MH, MBA dan Ketua Dewan Pembina Josay Dr. Riana Susanti, M.Sc untuk mengisi pembekalan tentang kewirausahan di media sosial.

Pada sesi pertama, Ketum Josay memberikan pemaparan mengenai bagaimana menciptakan suatu peluang pasar dan peluang usaha baru di dunia yang sedang terkena dampak pandemic, kemudian pembekalan mengenai bagaimana pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan omzet, peluang-peluang penggalian pasar, dan akses penjualan ke seluruh dunia, serta beberapa tips menggunakan media sosial untuk penjualan, selanjutnya juga disampaikan suatu teknik yang disebut teknik brutal.

Narasumber pertama yang merupakan alumni Fakultas Teknik Universitas Indonesia sangat menarik dalam memberikan materi dan peserta juga terlihat sangat antusias dalam menyimak pembekalan yang diberikan mengenai bagaimana meraih pasar di media sosial.

Narasumber kedua Dr. Riana Susanti, M.Sc juga merupakan Alumni Universitas Indonesia dan seorang pengusaha memberikan materi yang lebih detail mengenai teknik brutal yaitu kita harus melakukan suatu perubahan, seperti upload berita baru, bagaimana website diberdayakan, bagaimana membuat suatu anggaran perusahaan, ilustrasi-ilustrasi bisnis yang sudah proven, disampaikan pula bukan hal mustahil orang yang tidak punya restoran tapi asal bisa masak di rumah dan dijual melalui media sosial / e-commerce akan menjadi orang yang sangat sukses, beberapa tips juga diberikan agar UMKM bisa menghadapi situasi pandemic yang sulit. Karena apabila UMKM berhasil, pastinya negara lebih ringan. Seperti krisis dunia 1998, Indonesia masih bisa berdiri tegak karena 98% pelaku usaha adalah UMKM. Oleh karena itu, peran UMKM sangat penting karena juga merupakan kontributor terhadap produk domestik bruto hingga 65%.

Kedua narasumber mengajak para peserta untuk aktif dan tidak pantang menyerah serta selalu berdoa kepada Tuhan YME agar selalu diberikan kelancaran dan kemudahan namun juga dengan menggunakan strategi-strategi yang proven agar lebih professional.