Ekspedisi Atlantis Josay ke Garut
Pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 17 dan 18 Maret 2023, team Atlantis Josay melakukan suatu ekspedisi di Garut atas undangan dari mitra kita Koperasi Kopi di Garut. Bermalam di bawah kaki Gunung Papandayan dan Cikuray, team delegasi yang diketuai oleh ketua umum Josay Prof. Dr. Ir. AR. Adji Hoesodo SH, MH, MBA melakukan suatu ekspedisi kopi Garut dalam rangka menjalin kerjasama memberdayakan potensi kopi di wilayah Garut.

Team yang hadir dalam acara ekspedisi ini adalah Ketua Dewan Pembina Ibu Dr. Riana Susanti M.Sc., Bapak Oki Guntoro Wakil Bendahara Umum Josay dan Geri Ginting wakil dari Atlantis Josay.

Dalam ekspedisi kali ini kita disambut baik oleh ketua koperasi Bapak Heri dan team kemitraan kita di bidang marketing Bapak Fifin dan Bapak Imron dari Bangka yang hadir dalam kolaborasi tersebut. Pada hari pertama jumat, tanggal 17 Maret, acara diskusi berlangsung sampai jam 1 pagi dalam sejuknya suasana di bawah kaki Gunung Papandayan dan Cikuray ditemani dengan pisang goreng dan minuman bajigur. Team Atlantis Josay dan Team Koperasi Kopi, juga petani bertukar pikiran dipandu oleh Ketua Umum Josay sambil menelaah beberapa keterangan – keterangan untuk diberdayakan, bagaimana potensi kopi ini menjadi suatu potensi yang punya daya saing di tingkat internasional.

Dalam pembicaraan malam itu diputuskan adanya suatu kolaborasi bisnis antara Atlantis Josay dan petani kopi di Garut, seiring akan adanya panen raya dari bulan April, Mei sampai bulan Agustus. Dimana dalam Koperasi ini terdapat potensi 80.000 hektar yang bisa diberdayakan dan secara teknis Ketua Umum Koperasi Kopi di Garut bapak Heri sangat menyambut baik terhadap kedatangan team Atlantis Josay dari Jakarta. Menurut keterangan dari bapak Heri ketua umum koperasi bahwa selama ini belum ada suatu manajemen perkopian di wilayah kerjanya yang benar-benar mampu menjalankan dari hulu-hilir agar bisa dibangun secara integratif untuk itu meminta dari team Atlantis Josay bagaimana membentuk suatu manajemen terintegrasi antara hulu-hilir itu dijalankan.

Dalam kesempatan ini juga disampaikan bahwa selama ini kapasitas per harinya baru 20 ton dan selama ini pemasaran juga belum terintegrasi masih sifatnya sporadis lokal, untuk itu maka team Atlantis Josay akan menggali potensi dari hulu ke hilir. Pada kesempatan di tanggal 17 Maret itu seluruh team sepakat keesokan harinya untuk melakukan suatu perjalanan menengok potensi-potensi yang ada di kaki Gunung Papandayan dan Cikuray. Kegiatan dimulai dari sarapan pagi bersama dan melakukan suatu pengarahan-pengarahan yang dilakukan oleh ketua koperasi bapak Heri dan ketua umum Josay bapak Prof. Dr. AR. Adji Hoesodo SH, MH, MBA.

Agenda kegiatan pertama, mendatangi pusat tempat pengeringan kopi dan melihat bagaimana sistem produksi yang ada di dua tempat yang sudah ada sekarang. Agenda kedua team adalah melakukan suatu ekspedisi mendaki gunung di wilayah Garut, melihat hamparan pemandangan yang sangat luar biasa indah dan melihat dari kejauhan Gunung Galunggung. Di puncak kebun team mensurvey potensi-potensi kopi yang ada di sini. Adapun kopi yang ditanam di sini adalah kopi Arabika. Perlu kita ketahui bahwa secara umum ada tiga jenis kopi yang populer di Indonesia yaitu kopi Arabika, kopi Robusta, dan kopi Liberika. Kopi ini selanjutnya diproses dan ditetapkan gradenya. Adapun penentuan grade dalam Komoditas kopi ini mengacu pada ketentuan Dewan ICO (International Coffee Organization). Di Indonesia sejak tanggal 1 Oktober 1983 sampai saat ini, dalam penetapan mutu kopi menggunakan sistem nilai cacat (Defects Value System) yang tentu saja mengacu pada keputusan ICO (International Coffee Organization). Penilaian sistem cacat menetapkan bahwa mutu kopi akan semakin tinggi jika semakin kecil nilai cacatnya demikian berlaku pula sebaliknya.

Pada saat kita mendaki dan mengelilingi gunung untuk melihat potensi kopi yang ada disini, kita juga didampingi oleh kepala dusun dan kita melakukan suatu investigasi di perkebunan kopi rakyat ini. Setelah kita berkeliling dan menikmati sejuknya pegunungan team Atlantis Josay, melakukan diskusi menjelang dan saat makan siang di rumah makan tradisional yang sangat nikmat sekali dengan hidangan ikan bakar makanan khas dari Garut dan kebetulan disitu disimpulkan bahwa kita akan melakukan suatu action plan persiapan panen raya kopi di wilayah Garut. Demikian laporan ini diturunkan, team Josay sore harinya kembali ke Jakarta dengan membawa sepucuk harapan untuk mengembangkan dan menyiapkan rencana kerja untuk meningkatkan bagaimana petani kopi di Garut ini menjadi lebih makmur dan sukses di masa depan. Amin.

