GeneralPendidikan

APA MANFAAT DETOKSIFIKASI BAGI TUBUH?

Oleh :

Ego Soesilo

 

Apakah tubuh kita sehat saat ini?

Pertanyaan sederhana dan penting untuk diperhatikan, mengapa? Karena untuk menjalankan segala aktifitas dalam mencapai apa yang menjadi kepentingan dan keinginan perlu ditunjang dengan kesehatan khususnya dari dalam menyangkut organ-organ vital dalam tubuh.

Dengan kondisi lingkungan serta pola hidup di kota besar khususnya banyak dijumpai tantangan-tantangan tercapainya kondisi tubuh kondisi kesehatan sesuai dengan ketentuan-ketentuan baku dalam dunia medis yang dapat diukur melalui pemeriksaan secara sistematis dan berkala.

 

Apa tantangan di sekitar kita dalam mecapai tubuh yang sehat?

Sebut saja yang kondisi air dan udara, bagaimana kondisi air dan udara ditempat kita tinggal? Khususnya jika tinggal di kota besar, kota dengan sejuta aktifitas yang berjalan rutin setiap harinya maka memicu terjadinya polusi pada air dan udara yang kita gunakan.

 

Polusi yang timbul antara lain dari gas buang (emisi) kendaraan atau yang dikenal sebagai asap knalpot adalah produk dari sisa pembakaran mesin yang tidak sempurna. Gas yang dibuang mengandung zat kimia yang dengan mudah terhirup siapa saja yang di sekitar kendaraan yang mengeluarkan emisi, yang masuk dalam sistem pernapasan dan aliran darah yang dapat menyebabkan kerusakan tubuh meskipun membutuhkan waktu yang lama.

 

Adapun polusi air dapat terjadi disebabkan tercemarnya air dikarenakan aktifitas manusia yang dapat mencermarkan kondisi air seperti halnya tercampurnya bahan-bahan sisa olahan atau limbah atau bahan kimia lainnya. Salah satunya disebabkan juga oleh emisi kendaraan bermotor yang dilepaskan setiap hari ke udara dan mengakibatkan kontak dengan air yang kemudian turun ke bumi sebagai wujud hujan asam.

 

Selanjutnya, pola makan dapat merupakan tantangan berikutnya. Padatnya aktifitas sehari hari, tingginya tingkat kemacetan  di kota besar serta gaya hidup yang terbentuk mengakibatkan tidak seimbangannya kandungan nutrisi dalam pola makan. Salah satunya kecenderungan untuk memilih makanan instan, cepat saji dengan cara olahan tertentu sehingga mempengaruhi kualitas asupan yang masuk ke dalam tubuh.

 

Merokok dan alcohol, sebagai bagian dari pola hidup yang dilakukan merokok dan alcohol apalagi jika dilakukan rutin, berlebih akan cepat memicu dampak buruk dan racun bagi organ-organ penting tubuh seperti paru-paru, jantung, hati juga memicu tekanan darah tinggi bahkan menyebabkan penyakit kanker. Dengan demikian akan mempengaruhi keseimbangan kerja organ-organ tersebut bagi tubuh.

 

Dari beberapa contoh kondisi dan aktifitas maka berdampak timbulnya racun atau toksin bagi tubuh, yang mana apabila terjadi dan dilakukan secara rutin, terus-menerus berulang maka akan terjadi penumpukan racun atau toksin bagi tubuh.

 

Apa akibat penumpukan racun atau toksin?

Timbulnya berbagai masalah kesehatan dan penyakit serius bagi tubuh seperti kegemukan, jantung/stroke, diabetes atau gula tubuh berlebih, tumor usus, kanker paru-paru.

Yang mana memerlukan penanganan dan perawatan khusus untuk mengembalikan kondisinya seperti semula.

Apa solusi anda?

Minum obat? Sedok lemak? Perawatan rumah sakit? Solusi-solusi ini dapat saja menjadi pilihan namun tentu ada hal yang perlu dipastikan sebelum menentukan pilihan antara lain dampak atau efek yang mungkin timbul. Selain itu tentu saja biaya yang tidak sedikit yang dibutuhkan terlebih jika diperlukan secara berkelanjutan atau berkala.

 

Alternatif solusi lainnya yang patut dipertimbangkan adalah Detoksifikasi.

 

 Apa itu Detoksifikasi?

Adalah proses pengeluaran toksin atau zat-zat yang bersifat racun dari dalam tubuh, melalui urin, pernapasan, tinja dan keringat dengan menggunakan empat organ utama yaitu hati, ginjal, saluran pencernaan dan kulit.

 

Bagaimana melakukan Detoksifikasi?

Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan hanya mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, cara lain adalah dengan menghindari makanan dan minuman yang mengandung gula, garam, kaein dan alcohol.

 

Yang menarik melakukan Detoksifikasi dapat dengan cara berpuasa….yaa betul berpuasa seperti halnya yang biasa dilakuakan umat muslim dalam beribadah. Berpuasa telah diklaim banyak penelitian mempunyai berbagai manfaat kesehatan.  Dengan berpuasa maka mengatur waktu-waktu tertentu sebagai batas kapan untuk tidak menkonsumsi apapun samapai batas waktu yang ditentukan.

 

Selain manfaat spiritual yang di dapat, apabila dijalankan dengan tepat sesuai aturan berpuasa dapat membantu meremajakan dan meregenarasi tubuh. Waktu menjalankan puasa, tubuh melakukan percepatan penyembuhan penyakit melalui proses detoksifikasi alami, adalah pembersihan radikal bebas dari zat kimia dan racun.

 

Dengan berpuasa juga dapat mengaktifkan response pada sel di dalam tubuh untuk unytuk perbaikan sel-sel yang rusak untuk meningkatkan kesehatan. Penurunan berat badan, lemak , tekanan darah, gula darah, kolestrol darah serta penurunan peradangan, bahkan dapat juga mengalami penurunan biomarker pertumbuhan sel kanker.

 

Hasil detoksifikasi selain mendapatkan tubuh yang sehat, saat melakukan dan menjalankan detoksifikasi tubuh akan mampu mencerna makanan dengan lebih baik, kulit semakin bercahaya, keluhan sakit punggung, persendian dan sakit kronis lainnya akan hilang. Tidak akalah pentingnya, vitalitas dan energi akan meningkatkat drastis.

 

Tunggu apa lagi….? Kecuali ada solusi lain yang lebih baik dalam membersihkan racun tubuh atau toksin, maka detoksifikasi adalah pilihan yang tepat. Tepat di bandingkan melakukan pengobatan dan  tindakan-tindakan medis, tepat di bandingkan kemudahan dan kepraktisan dalam menjalankan serta tepat dibandingkan biaya yang dibutuhkan.

 

Marii!.….kita merawat, menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh dengan mengeluarkan dari racun dan toksin  dari dalam tubuh karena menjaga lebih baik dari pada mengobati.

 

Sumber: berbagai sumber