PENINGKATAN KESADARAN GEOGRAFI
GUNA MEMAHAMI PERUBAHAN IKLIM GLOBAL DALAM RANGKA PEMBANGUNAN NASIONAL
Oleh. Prof Dr Ir. A.R. Adji Hoesodo,SH,MH,MM
Ketum Josay
Alumni PPSA XXI Lemhannas RI
Kesadaran akan konsep geografi negara kita sangat penting dan mendesak untuk di sosialisasikan kepada seluruh lapisan msyarakat dan semua pemangku kepentingan yang ada dalam sistem Negara kita. Kenapa hal ini sangat penting karena banyak persoalan-persoalan yang timbul akibat kurangnya kesadaran masyarakat kita akan Geografi.
Adapun latar belakang persoalan yang muncul adalah dimana dampak dari perubahan iklim ini akan menggangu pembangunan nasional. Perlu diketahu bahwa perubahan iklim ini bisa kita lihat fenomena gagal panen, banyak bencana alam, meningkatnya permukaan air laut, perubahan arah angin, banjir dan lain-lain. Jika kita amati hal ini sangat berpengaruh terhadap pembangunan nasional. Bisa dibayangkan berapa kerugian negara kita jika diukur dengan uang. Belum waktu, tenaga, konsentrasi , target dan lainnya yang sangat menjadi beban bagi negara kita.
Dari beberapa pantauan penulis bahwa mengamati bahwa pelaku petani, nelayan masih banyak yang belum melek terhadap perubahan iklim ini. Padahal mereka sangat rentan terhadap efek ari perubahan iklim ini. Hal ii disebabkan masih rendahnya kesadaran terhadap geografi.
Pokok permasalahan yang bisa disimpulkan adalah bahwa KESADARAN GEOGRAFI MASYARAKAT INDONESIA SAAT INI MASIH RENDAH SEHINGGA BELUM DAPAT MEMAHAMI PERUBAHAN IKLIM GLOBAL YANG BERDAMPAK PADA TERHAMBATNYA PEMBANGUNAN NASIONAL
Kajian Penulis terhadap fakta-fakta yang diamati adalah
Kualitas SDM
Dari hasil survey bahwa 4985 responden tidak paham terhadap perubahan iklim
Pendidikan rendah hampir 74,07% tenga pertanian tamatan SD
Kelembagaan
Sekolah Lapang Iklim (SLI) tidak berkelanjutan
BMKG baru mampu melaksanakan program SLI sebanyak 2 atau 3 kegiatan per tahun di setiap provinsi
Gas Rumah Kaca
Emisi gas rumah kaca kota-kota di Indonesia masih sangat besar
Transportasi menghasilkan karbondioksida sebesar 0,1473 ton atau mencapai 147 megaton. Berpotensi meningkat menjadi 470 megaton pada 2030.
Riset dan Pengkajian
Penelitian terkait dengan dampak perubahan iklim di Indonesia hingga saat ini belum banyak dilakukan
Kebijakan masih disetir negara maju
Jadi dengan menilik fakta-fakta yang di amati maka bisa kita buat pokok-pokok persoalan yang akan dicari solusinya. Berikut pokok-pokok persoalan tulisan ini adalah sebagai berikut :
Bagaimana upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dari tenaga kerja sektor pertanian dan perikanan?
Meningkatkan pengetahuan dan informasi tentang perubahan iklim melalui Sekolah Lapang Iklim, sistem peringatan dini, dan sistem jaringan informasi iklim
Melakukan sosialisasi dan penyuluhan yang berkelanjutan kepada tenaga kerja sektor pertanian dan perikanan mengenai dampak dan upaya dalam menghadapi perubahan iklim.
Bagaimana upaya untuk mengoptimalkan penyuluhan dan sosialisasi mengenai perubahan iklim?
- Meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM penyuluhan melalui pendidikan.
- Memanfaatkan peran media masa baik cetak maupun elektronik menjadi sangat strategis dalam penyebarluasan informasi iklim.
- Memanfaatkan teknologi informasi, seperti aplikasi pada smartphone dan website yang dapat di akses secara cepat yang memuat informasi mengenai informasi perubahan iklim.
Usulan pokok-pokok pemecahan persoalan adalah sebagai berikut :
- Bagaimana upaya agar kebijakan nasional sejalan dengan komitmen pengurangan emisi gas rumah kaca?
- Peninjauan kembali berbagai kebijakan nasional yang akan dipengaruhi oleh perubahan iklim
- Mengidentifikasi berbagai penyesuaian yang harus dilakukan terhadap program-program yang didesain dengan mempertimbangkan arah perubahan iklim, kenaikan muka air laut, serta perubahan kondisi sosial-ekonomi
- Bagaimana upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset serta pengkajian ilmiah mengenai perubahan iklim?
- Penambahan dukungan anggaran untuk riset dalam bidang perubahan iklim.
- Pemberian beasiswa bagi mahasiswa dalam bidang klimatologi
- Meningkatkan koordinasi dan sinergi riset perubahan iklim antarsektor serta sinergi antara pusat dan daerah.
