Atlantis Josay Peduli Renewable Energi
Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam grup Josay yang disebut dengan Atlantis Josay sangat peduli terhadap isu tentang krisis energi yang terjadi di dunia dan sudah dilihat dari beberapa fenomena yang ada di Indonesia, kelangkaan bahan bakar di berbagai macam tempat dan menipisnya sumber energi dari fosil, sehingga dunia mencari alternatif energi terbarukan.
Melalui grup Atlantis Josay ketua umum Josay Prof. Dr. A.R. Adji Hoesodo, SH. MH. MBA pada tanggal 20 Oktober 2022 di hutan kawasan Parung Panjang Kabupaten Bogor melihat potensi dari hutan yang menjadi potensi, bagaimana akan ditanam satu tanaman jenis tertentu yang nanti akan menjadi pengganti bahan bakar fosil atau batu bara. Team Atlantis Josay melalui ketua umumnya menerima beberapa pesanan dari luar negeri baik dari Italia, Korea, Jepang, dan China untuk mengekspor wood pellet. Untuk itu Atlantis Josay menyiapkan beberapa lahan yang akan dimulai dari 20 Ha untuk percontohan penanaman terhadap bahan baku renewable energy. Yang sama juga sudah dilakukan membuat laboratorium kultur jaringan dan green house pusat pembenihan untuk ditanam kedalam hutan.

Atas kajian ini ketua umum Josay bersama team melakukan kerjasama dengan berbagai macam pihak termasuk melakukan suatu kajian di pulau Jawa dan Sumatera untuk mengembangkan suatu kawasan-kawasan industri yang akan ditanam khusus untuk bahan baku renewable energy, beberapa waktu yang akan datang cepat dan lambat krisis energi akan terjadi juga negara kita di Indonesia, dan pastinya energi sangat penting bagi manusia untuk menggerakkan industri, untuk ditingkat rumah tangga itu dipikirkan juga bagaimana para ibu-ibu memasak dengan menggunakan bahan bakar alternatif, kemudian listrik juga menggunakan non batu bara yang di Indonesia.

Ada suatu program dari pak Presiden Jokowi menyerukan untuk mengembangkan energi-energi terbarukan termasuk wood pellet dan bio massa ini. Atlantis Josay menginisiasi program ini dibonding dengan ketahanan pangan dan renewable energi. Pada beberapa waktu yang nanti akan terjadi tidak hanya krisis energi tapi melibatkan krisis pangan di tingkat global dalam G20, dimana kemungkinannya Indonesia memprediksi bahwa krisis dunia tidak main-main dan akan dimulai tahun depan. Seluruh dunia terutama Indonesia harus siap-siap untuk menghadapi krisis pangan, krisis energi dan itu pastinya berpengaruh dengan krisis keuangan dunia.
Dalam kunjungannya ketua umum Josay Prof. Dr. A.R. Adji Hoesodo, SH. MH. MBA didampingi oleh ketua pembina Dr. Riana Susanti, wakil bendahara Bapak Oki Guntoro dan team keluar masuk hutan melihat dan mendokumentasikan bersama perwakilan dari pemerintah dengan melihat secara langsung jenis lahan, cuaca, dll termasuk infrastruktur sebagai lahan percontohan. Alhamdulillah dari hasil kajian terserap yang bahwa tempat tersebut layak untuk dibudidayakan tanaman-tanaman tersebut untuk menjadi wood pellet, dan pada kesempatan ini juga sudah dikaji bagi sister company Atlantis Josay untuk nanti diberdayakan terhadap bisnis di renewable energi, peternakan kerbau, sapi dan kambing, ada juga bioflok dan akan memberdayakan sister company untuk mendesain rencana dari renewable energi ini dari hulu ke hilir dan bermanfaat bagi warga setempat dan kerjasama dengan desa-desa di seputaran daerah Bogor yang sudah diintruksikan pemerintah. Dari laporan yang diturunkan ini, siap untuk ditanam insyaallah dibulan November semuanya akan mulai.
Demikian informasi ini diturunkan semoga selalu sukses dan ada kontribusi yang nyata dari Josay untuk bangsa dan Negara Republik Indonesia.

