Kunjungan Kerja Atlantis Josay ke Indramayu dan Losarang
Pada hari Jumat, 30 September 2022, dilakukan suatu kunjungan kerja Atlantis Josay ke lokasi yang akan dijadikan pusat ketahanan pangan di bidang Agro dan Perikanan di daerah Indramayu dan Losarang .Berkumpul di titik sentral di Jakarta konvoi 10 mobil yang dipimpin oleh Ketum Josay Prof. Dr. Ir. Adji Hoesodo, SH. MH. MM. yang juga didampingi oleh Bapak laksamana Dr. Winarno yang juga sebagai Dewan Pakar Josay melaju dengan membawa satu tim ke Indramayu dan Losarang. Perjalanan di lokasi dilakukan dari Jakarta menuju lokasi memakan waktu hampir tiga setengah jam dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar dimana sampai di tempat lokasi dilakukan suatu survei ke empat lokasi baik itu di Losarang dan di Indramayu .

Adapun Atlantis Josay membawa misi untuk menghadapi isu global tentang bagaimana membantu pemerintah dalam menyiapkan kebutuhan pangan terutama didalam program ketahanan pangan baik dalam bidang pertanian dalam (pemenuhan kebutuhan karbohidrat dan kebutuhan protein dengan melalui perikanan).
Ketahanan pangan ini menjadi suatu konsep yang insya Allah akan dibangun salah satu percontohan Food dan renewable energy estate, jadi di sini juga ada satu kawasan pertanian yang akan dibangun dan juga perikanan budidaya dan pastinya terintegrasi, pastinya ada suatu pusat research yang dikembangkan di sini.

Dalam kondisi ketahanan pangan ini kenapa kita lakukan ada ikon renewable energy yang kita lakukan di sini. Karena disini akan menanam tanaman perdu yang disebut kenaf untuk bahan baku pembangkit listrik tenaga biomassa dan itu posisi sangat strategis karena kulitnya bisa dipakai untuk serabut, batangnya bisa dipakai untuk bahan pelet demikian tutur dari Ketum Josay Prof. Dr. A.R Aji Hoesodo.
Dalam kunjungannya ini di hari sabtu nya dilakukan pemaparan untuk peninjauan secara detail oleh suatu team dengan menggunakan foto dari udara dengan drown untuk melihat batas-batas wilayah dan hal-hal yang akan dilakukan saat ini untuk mengoptimalkan data yang bisa diolah untuk sebagai tujuan pembangunan kawasan food and renewable energy estate.

Dalam keterangannya Ketua umum Josay juga mengatakan bahwa posisi ini sebagai proyek percontohan sangat strategis dikarenakan kita menjadi laboratorium ini untuk pengembangan kawasan kawasan yang lain mengembangkan food and renewable energy estate. Ada kemungkinan jika dimungkinkan akan dibuat agro yang bersifat education.

Keterangan lebih lanjut bahwa untuk beberapa lokasi yang ditinjau ada bekas-bekas untuk pembangunan perikanan yang sepertinya cukup sukses dimasa lalu. Tapi karena problem problem yang menyangkut rantai pakan, dll menjadi mati dan semoga bisa di revitalisasi. Dalam hal itu team Atlantis Josay meninjau lokasi lokasi dari Losarang dan Indramayu dan dilanjutkan ke Bandara Kertajati sehingga nilai strategis disitu.

Demikian informasi itu dibuat team meninggalkan Indramayu dan akan menindaklanjuti lebih lanjut kepada satu team teknis yang dikoordinasikan oleh Atlantis Josay. Setelah dalam acara itu Ketum Josay juga dihari selanjutnya menjalankan lagi dengan membawa Bapak Dr. Ir. Slamet Soebjakto sebagai mantan Dirjen di KKP dan rombongan yang cukup besar untuk melihat potensi potensi yang bisa kita gunakan dikembangkan lebih lanjut dengan tingkat kelayakan untuk melakukan treatment treatment khusus dalam kawasan ini dalam kondisi ini ketinggian kemudian tentang kemurnian air dan lain-lain dari team ahli ini membuat kata itu menjadi lebih baik. Dengan menggunakan teknologi semua potensi yang berhubungan dengan budidaya perikanan dan khusunya di bidang food and renewable energy estate ini menjadi sangat komprehensif. Dalam kunjungannya kali ini ada tiga sesi dibuat untuk pemenuhan pribadi turunkan, mudah-mudahan dengan dengan program kerja di Atlantis Josay ini akan membantu pemerintah dalam menghadapi krisis pangan. Program ini akan dikembangkan di wilayah wilayah seperti di Pekanbaru, Sulawesi, Serang Banten dan di beberapa wilayah-wilayah penyangga Ibukota.
Demikian berita ini diturunkan semoga sukses selalu untuk Atlantis Josay.

