PENJAJAKAN KERJASAMA JOSAY DENGAN FORUM KESEJAHTERAAN SOSIAL INDONESIA
Bertempat di Hotel Serela Bandung telah diadakan penjajakan kerjasama antara team Josay dan pihak Forum Kesejahteraan Sosial Indonesia dimana penjajakan kerjasama ini meliputi bidang-bidang yang mendapat dukungan dari Himpunan Pengusaha Nahdliyin dan juga dengan program pendampingan pada program keluarga harapan. Disini ruang lingkup yang akan dilakukan untuk kerjasama adalah: Pertama, menyangkut masalah pembuatan Warung Berkah Josay keseluruh Indonesia dimana dari Warung Berkah Josay ini Josay akan menyediakan teknologinya dan suatu sistem model manajemennya dan dari pihak Forum Kesejahteraan Sosial Indonesia yang akan mengumpulkan dari anggota-anggotanya di seluruh Indonesia, dimana didalam forum kesejahteraan sosial akan diambil suatu project untuk daerah Jawa Barat dan Propinsi Banten.
Ruang lingkup kedua, adalah Warung Berkah Pintar akan dikembangkan melalui teknologi dari Josay juga akan dilakukan program pendampingan dengan keluarga harapan termasuk didalamnya adalah meningkatkan peningkatan SDM di keluarga harapan ini yaitu dengan program pendidikan online di seluruh Indonesia juga program pendampingan terhadap Anti Narkoba kemudian kesehatan juga dalam program pengembangan budi daya agri bisnis.
Josay yang dihadiri oleh Ketum Josay Prof. Dr. Ir. A.R. Adji Hoesodo, SH, MH, MBA juga dari forum kesejahteraan sosial Indonesia Bapak Ir. Ersa Arissandi Effendi yang juga sebagai pengurus dari Himpunan Pengusaha Nahdliyin divisi UMKM disini sudah melakukan data-data yang otentik pendataan terhadap anggota-anggota UMKM di seluruh Jawa Barat dan Propinsi Banten.
Dalam kesempatan yang dihadiri Pengurus Josay dan Forum Kesejahteraan Sosial Indonesia ini sudah disepakati untuk membuat program kerja real yang melibatkan kedua belah pihak dimana di dalam hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Josay bahwa 98 % dari pelaku unit usaha di Indonesia memang adalah pengusaha mikro di mana pengusaha mikro itu adalah pengusaha yang perlu pembinaan lebih lanjut dan supaya pengusaha mikro ini juga naik kelas ke pengusaha kecil.
Kita lihat bahwa dalam sejarah pengusaha mikro dan kecil ini yang total jumlahnya jadi 99 % ini adalah penopang perekonomian Indonesia pada tahun 1998. Dimana pada tahun 1998 ini, terjadi kondisi dimana ekonomi dunia terpuruk, dan Indonesia cukup kuat karena dukungan dari pengusaha mikro dan kecil ini, juga sampai dengan sekarangpun ekonomi Indonesia bergerak karena dorongan dari UMKM.
Ini yang dianggap bahwa Josay akan mempunyai suatu strategi dengan menggandeng kerjasama dengan Forum Kesejaheraan Sosial Indonesia. Ketum Josay dan Ketua Dewan Pembina dari Forum Kesejahteraan Sosial Indonesia akan melakukan suatu pembinaan-pembinaan secara mandiri dengan menggunakan infrastruktur teknologi yang sudah dibangun Josay dimana juga salah satu contohnya di bidang Pendidikan.
Dari pendataan, ada kecamatan di daerah Sumedang terdapat anak putus sekolah yang sekarang sedang mengadakan ujian persamaan sebanyak 1332 dari 1 kecamatan di daerah Sumedang. Kita nanti akan memberikan pendidikan lebih lanjut ke jenjang S1 melalui GPU dan kita akan melakukan pemberdayaan untuk menciptakan dan menjadi pengusaha. Sebagian nanti akan kita kirimkan ke Malaysia untuk pendidikan magang di Malaysia.
Program pendampingan keluarga harapan mengusulkan program kesehatan dan anti napza atau anti narkoba sebagai salah satu pilarnya. Ada beberapa formulasi khusus lagi untuk program ini dimana pastinya nanti akan kita buat TC (Therapeutic Community) yang akan di support antara dua lembaga ini melibatkan BNN Pusat.
Dalam kesempatan ini juga, dari program yang akan dilakukan terdapat beberapa masukan tentang permintaan dari beberapa daerah di Jawa Barat agar Josay terjun membuat suatu solusi model tentang ekonomi kerakyatan. Dimana dengan kekuatan Josay yang mempunyai suatu platform akan menjadi suatu impian bahwa Insha Allah kedepannya ekonomi kecil ini akan mempunyai suatu andil yang lebih besar bagi pembangunan Indonesia lebih maju lagi.(Josay Pers)

