Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan Global

Oleh
Prof. Dr. Ir.A.R.Adji Hoesodo,MD(H),SH,MH,MBA
Ketua Umum Josay, Akademisi,Pengusaha, Alumni PPSA XXI Lemhannas RI
President Global Profeneur University, Singapore, WPF Civil Educator Unesco;
USE-WPF Professor on Civil Knowledge- Political Prediction, Athenes, Greece

Latar belakang tentang pentingnya pendidikan Kewarganegaraan Global ini adalah karena meningkatnya teknologi informasi dan komunikasi sehingga keterhubungan satu individu ke individu lainnya menjadi sangat mudah walau terpaut jarak yang jauh dibelahan bumi dimanapun letak negara itu.

Begitu pula dengan fakta-fakta bahwa  jumlah individu pemakai internet di dunia naik 16 % tahun 2005 menjadi 39 % di Tahun 2013. Begitupula pemakai di Afrika dari 2 % menjadi 16 %. Alasan lain adalah tentang perjalanan orang naik pesawat terbang melintasi antar negara 3,1 milyar di tahun 2013 dan akan menjadi  6,4 milyar di Tahun 2030. Demikian pula naiknya nilai Export yang menghiasi wajah dunia usaha menunjukkan bahwa teknologi ini mewujudkan keterhubungan yang sangat mendalam.

Sedemikian juga fonomena ini diikuti oleh naikknya ketegangan dunia akan konflik yang terjadi dimana-mana. Tahun 2012 banyak kejadian yang tercatat 45,2 juta orang meninggalkan tempat tinggal karena faktor konflik, persekusi dan kekerasan yang terjadi di dunia. Tahun 2000 banyak warga miskin dunia meninggal  310.000 orang dan luka parah diberbagai belahan dunia.  Tahun 1995 tercatat anak anak kecil dibunuh sebanyak 2 juta orang.

Fakta lain yang juga menjadi ancaman manusia dibumi adalah Emisi Global dimana naikknya kadar karbon dioksida sebesar 46 % sejak  1990 sangat berbahaya karena ini menjadi penyebab pemanasan global.  Tahun2005 sampai dengan 2010 hutan yang ada di Afrika dan Amerika Selatan juga menyusut, sekitar 3 juta hektar pertahun. Masalah yang juga meningkatnya jumlah penderita HIV didunia.

Dengan melihat fakta dan isu yang berkembang dan dapat menjadi ancaman manusia di bumi dan lingkungan yang kita tinggali ini, perlu adanya suatu pemikiran untuk menyelamatkan bumi dengan keberlangsungannya supaya tidak ada kepunahan. Untuk itu perlu suatu kebijakan dan Sistem pendidikan untuk menyelamatkan kehidupan bumi ini.

Pendidikan tidak hanya tentang pengetahuan akademik saja, tapi juga  mengajarkan dan mengekplorasi semua potensi manusia dan bagaimana bisa hidup berdampingan secara harmony. Pelajaran diarahkan kepada skema cognitive knowledge seperti : nilai-nilai inti kehidupan, sikap dan perilaku , hak azasi, persamaan jender, keberagaman dan kelangsungan lingkungan yang harmoni. Target pendidikan baik formal maupun informal harus bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat dunia.

Untuk itu perlu pendidikan kewargnegaraan global atau dunia. Dimana pendidikan ini mempromosikan dan mendukung perdamaian,  dengan penekanan rasa memiliki dunia ini menjadi sangat tinggi.  Jika ini terjadi maka akan mengikat orang untuk melakukan tindakan yang lebh konstruktif dan mencri pemecahan secara global melalui perubahan yang konstruktif. Pendidikan ini pastinya akan mendorong pengembangan yang berkesinambungan dengan penuh tanggung jawab.

Jadi Pendidikan kewarganegaraan global ini akan menjadi suatu sistem yang dibangun secara transfomasi, dibidang :

  • Hak Azasi
  • Demokrasi
  • Toleransi
  • Pembangunan yang berkesinambungan

Dalam mengembangkan pendidikan kewarganegaraan global ini sudah pasti mempunyai tantangan yang besar .Sistem ini membutuhkan kondisi yang sama masalah nilai atau value di sistem mana pun seperti sosial, ekonomi, politik, budaya dan  agama.

Untuk itu Apa yang diperlukan dalam megubah sistem pendidikan ini ?

Pendidikan harus didorong untuk peka dan cepat menganalisa isu yang aktual dan siap untuk di antisipasi dan diselesaikan sebelum masalah lain timbul. Semua guru harus mengajar dengan tepat dan mempromosikan pendidikan tentang kewarganegaraan global.  Mengasuh dan mempertahankan etos dari kewarganegaraan global.

Apa yang harus dilakukan UNESCO ?

Unesco harus merekrut banyak orang profesional  dan para ahli dalam menyebarkan tentang masalah ini. Berikut adalah sistem yang harus di jalankan :

  • Work to mainstreem Global Citizanship Education 
  • Promote Transformative Teaching
  • Support  a Network Of Stakeholder to renew interest and reconstruct objective

Untuk itu kita sebagai individu yang peduli terhadap kehidupan dunia yang damai dan harmony harus melakukan :

Berpikir

Yaitu mempelajari tentang global isu yang timbuldan berpikir apa yang bisa anda lakukan

Berbagi

Yaitu sebarkan tentang pengetahuan dan ide brilian anda kepada siapapun agar dunia semakin baik dan minta kepada orang yang kamu bagi untuk membagikan kepada yang lainnya juga

Bertindak

Yaitu ubahlah cara dan perilaku kita untuk menjadikan dunia penuh damai, keberlangungan dunia yang harmony secara terus menerus dan kembangkan sikap yang lebih toleran.

Bagi siapapun yang tertarik untuk mengikutu Pendidikan Kewarganegaraan Global silahkan Hub GPU Josay di www. josay.org 

Yang lulus akan mendapat sertifikat Internasional dari WPF Unesco