MENGAPA KALIAN GANGGU PANCASILAKU ?

Oleh

Trinov Fernando Sianturi, A.Md.Par, SH

Waketum Jokowi Institute (Josay) Hubungan Lembaga & Organisasi

Ketua Yayasan Pendidikan Kemajuan Bangsa

Ketum Perkumpulan Generasi Muda Pinompar Sianturi Simataniari (GM Paposma)

Ketua DPD Sumut Gerakan Rakyat Cinta NKRI ( Gercin NKRI )

            Indonesia akan segera merayakan Hari Kemerdekaannya yang ke 74 Tahun, usia yang udah cukup tua yang seharusnya Indonesia sudah menjadi Negera yang Maju ( Bukan Negera Yang Sedang Berkembang ).. Knapa ? Krena Tanah Air Indonesia merupakan tanah yang subur dan memilikin sumber daya Alam yang sangat cukup untuk menjadikan masyarakat Indonesia menjadi sejahtera dengan usia yang ke 74. Tetapi kenapa masih banyak kita jumpain masyarakat kita yang dikategorikan miskin ( pra sejahtera ) ? Jawabannya ada di para pemimpin negeri ini dan para pemimpin tersebut lah yang tahu kenapa Indonesia belum juga menjadi Negara yang maju dengan usia yang sudah cukup tua 74 Tahun, dibanding dengan negera tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

            Sejak masa Orde Lama dimana President Seokarno meletakkan dasar dan fondasi buat negara ini yaitu Pancasila dan UUD 1945, ada beberapa kelompok masyarakat di Indonesia yang menolak keberadaan Pancasila. Mereka ingin mengganti Pancasila dengan ajaran dan kenyakinan agama mereka sendiri padahal mereka lupa bahwa Indonesia adalah milik seluruh Rakyat Indoensia dengan latar belakang agama serta suku yang berbeda-beda dimana seluruh agama dan suku tersebut ikut juga berjuang dan mengorbankan nyawa hanya demi satu Tujuan yaitu Indonesia Merdeka. Kemerdekaan Indonesia diperoleh dari hasil perjuangan dengan mengorbankan nyawa dan air mata selama beratus tahun lamannya dari para penjajah. Sehingga tepatnya pada tgl 17 Agustus 1945 President soekarno berani mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia serta dengan tegas dan berani menyampaikan bahwa Ideologi Bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan Dasar hukum kita yaitu UUD 1945. Dengan impian yang besar president soekarno selalu tetap dan semangat untuk mengajak seluruh rakyat Indonesia agar terus tetap bersatu dan berjuang untuk membangun Bangsa Indoensia menjadi Bangsa yang besar dan bermartabat. Hal ini sesuai dengan kata – kata bijak yang dismapaikan oleh Presisdent soekarno yaitu : “ Bermimpilah setinggi langit, jika engkau jatuh, engkau akan ajtuh diantara bintang-bintang”. Khususnya para generas Muda pada saat itu, sangatlah berapi api sehingga tidak heran banyak pada saat itu para pemuda indonesia aktif didalam perjuangan dan pergerakan dengan satu tujuan untuk mengawal kemerdekan , membangun Indonesia serta tetap menjaga Pancasila sebagai tiang dasar dalam bernegara.

            Bagaimana dengan saat sekarang ini… Apa yang telah dilakukan oleh Para Pemimpin Bangsa ini ? Apa yang telah dilakukan oleh para generasi muda millenial saaat ini ?. Disini penulis mencoba untuk menganalisa dan menjawab beberapa pertanyaan yang ada diatas tersebut.

  1. Apa yang telah dilakukan oleh Para Pemimpin bangsa saat ini ?

Siapa aja yang dapat dikatakan Para Pemimpin Bangsa ?. Yang dapat dikatakan para pemimpin Bangsa yaitu para pemimpin  yang terlibat didalam membangun Bangsa ini baik itu  para pejabat negara, Para pemimpin partai, Para pemimpin Ormas, para pemimpin perusahaan maupun para pemimpin sekolah. Sejak jaman Soeharto sampai dengan jaman SBY, jujur kita katakan bahwa sangat-sangat sulit menemukan sosok pemimpin yang memilikin jiwa yang sangat tinggi untuk menerapka dan mengamalkan Pancasila didalam menjalankan tuga-tugasnya menjadi sosok pemimpin. Akibatnya proses pembangunan dan kesejahtraan dan juga keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia ibaratkan mimpi di siang bolong untuk mendapatkannya. Hal ini disebabkan mereka lebig banyak fokus memikirkan kekayaan mereka sendiri, kepentingan kelompok mereka sendiri dan agama mereka sendiri, akibatnya banyak terjadi korupsi dan kurangya pembangunan di wilayah-wilayah di luar pulau jawa. Jadi dengan kehadiran Presidnet Jokowi seolah membawa suatu kabar gembira dengan harapan yang tinggi akan keadilan serta pembangunan yang merata di daerah-dearah di luar pulau jawa.

  • Apa yang dilakukan oleh Para generasi muda saat ini ?

Generasi muda saat ini seperti mengalami suatu kemunduran yang sangat jauh akan pentingnya arti Pancasila dalam kehidupan bernegara. Mereka lebih sibuk dengan diri mereka sendiri , sibuk dengan kelompok mereka sendiri, dan yang parahnya lagi ada sekelompok pemuda yang sangat sibuk serta sangat nyakin dengan agama mereka sendiri yang paling benar sehingga dengan kenyakinan mereka itu tampa sadar mereka secara terang-terangan menginkan Pancasila di ganti. Mereka terus – menerus menggangu Pancasila dan mencoba untuk memaksakan keinginan dan ajaran agama mereka. Ini dapat kita lihat banyaknya para anak-anak muda bergabung dengan bangga dengan HTI yang dimana HTI telah jelas-jelas dilarang oleh president jokowi dan telah sah di bubarkan melalui proses pengadilan. Anak-anak muda tersebut seperti itu sudah tentu adanya ajaran yang sangat salah dalam memahami tentang agama yang diajarkan oleh orang tua mereka ataupun para pemuka agama. Jadi sangat-sangat jauh berbeda dengan para generasi muda pada jaman kemerdekaan dan orde lama, pada saat itu para pemuda hanya memikirkan dan berjuang bersama-sama dengan satu tujuan Indonesia merdeka dan sejahtera tampa perhatikan agama ataupun suku maupun golongan. Jadi jauh berbeda dengan pola pikir dan perjuangan dengan pemuda sekarang. Banyak para pemuda sekarang khususnya yang tergabung di dalam HTI, FPI ataupun organisasi-organisasi yang fanatik lainnya. Mereka para pemuda ini sibuk mengurusi Tuhan dan sibuk menyalahkan ajaran orang lain dan merasa sngat-sangat nyakin bahwa ajaran mereka lah yang paling masuk surga, dan sistem mereka la yang paling mampu buat Indonesia ini sejahtra. Mereka para pemuda ini terlalu khawatir akan nasib Indoensia ini, padahal mereka lupa bahwa masih banyak masyarakat indonesia yang tidak sepakat dengan pola pikir mereka. Seharusnya mereka mau belajar dan sering membaca buku tentang apa arti dan makna yang sebenarnya dalam menyembah Tuhan. Seperti yang disampaikan oleh MAHATMA GANDHI : “ Tidak ada kesia-siaan yang menguras tubuh kecuali Kekhawatiran, dan orang yang punya kenyakinan pada Tuhan seharusnya merasa Malu kalau masih mengkhawatirkan sesuatu !!.

            Penulis mengajak para pemimpin Bangsa dan para pemuda saat ini, marilah kita menjadi manusia yang jujur dalam bernegara dan berbangsa ini. Janganlah kita menajdi manusia yang munafik serta menjadi manusia yang memiliki watak Ular Berkepala Dua. Jangan waktu kita berada didalam tempat umum serta berpidato di tempat umum, kita dengan latang dan gagahnya bilah bahwa Pancasila adalah Ideologi Bangsa ini dan UUD 1945 adalah dasar hukum negara Indoensia. Tetapi di dalam hati kecil kita bahwa kita ingin ganti Pancasila dengan sesuatu yang dinyakin serta dipercayaan agama dan kelompok kita. Padahal kita sadar dan tahu betul bahwa kalau Ideologi Pancasila diganti, maka Indoensia akan menjadi Punah serta tinggal kenangan ( ini yang di harapkan oleh Bangsa lain agar Indonesia bubar ). President Soekarno boleh saja sudah tidak ada saat ini, tetapi warisannya tentang ajaran Pancasila haruslah tetap kita jaga dan kita rawat denga sepenuh hati dan segenap jiwa kita. Ajaran Pancasila ini harus selalu ada di hati kita, ini sesuai dengan kata-kata bijak yang disampaikan Mahatma gandhi yaitu : “ Kamu dapat merantaiku, kamu dapat menyiksaku, bahkan kamu dapat menghancurkan tubuh ini, tetapi kamu tidak akan dapat memenjarakan pikiranku “. HTI dan FPI boleh saja terus mengganggu keberadaan Pancasila di Indonesia ini, HTI dan FPI boleh saja terus teriak-teriak tentang sistem mereka yang paling sempurna untuk Indonesia ini, HTI dan FPI boleh saja nanti suatu saat berhasil menghancurkan Pancasila, tetapi HTI dan FPI tidak akan pernah bisa mengambil jiwa Pancasila kita yang sudah tertanam jauh di hati sanubari kita.

            Dengan perayaan kemerdekaan RI yang ke 74, mari para pemimpin bangsa dan khususnya para generasi muda untuk tetap bergandeng tangan, bersatu dan bekerja keras untuk membangun Bangsa Indonesia menjadi bangsa yang disegani oleh bangsa-bangsa lain, bangsa yang makmur dan sejahtra dan bangsa yang menghormatin antar umat beragama, suku dan golongan, serta bangsa yang benar-benar cinta dan sayang kepada Allah dengan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari ajaran Allah yang paling tinggi dan paling inti yaitu KASIH. Para pemuda harus dapat menjadi mutiara yang membawa sinar kasih dan perdamaian keseluruh pelosok negeri dan dunia, jangan mau diajak dan di doktrin dengan ajaran yang sesat dengan menjual keberadaan surga dengan OBRAL, sementara mereka sendiri belum tentu masuk surga. Ingat pesan pendiri bangsa kita President soekarno yang menyatakan : “ Barang siapa ingin Mutiara, harus berani terjun di lautan yang paling dalam “. Jadi wahai para pemuda Indonesia, ayo kita lawan dan hancurkan mereka-mereka yang ingin ganggu Pancasila dan keuntuhan NKRI.

            Akhir kata penulis menutup dengan kata bijak dari President Jokowi yang menyatakan : “Bukan Kesulitan yang membuat kita jadi takut, tetapi sering ketakutanlah yang membuat kita jadi sulit, Jadi jangan mudah menyerah”. Jangan pernah takut dan gentar dalam meraih cita-cita dan kesuksesan kita, dan jangan pernah takut dan gentar dalam mempertahankan Pancasila dan UUD 1945, dan jangan pernah takut akan kegagalan dalam hidup kita yang ada di depan mata kita karena kesuksesan harus di mulai dari kegagalan. Ini pesan bijak dari orang nomor satu dari negara yang paling berkuasa di dunia ini yaitu president Amerika serikat ABRAHAM LINCOLN menyatakan “ Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tanpa kita kehilangan semangat”. Tetap semangat dan jangan pernah bosan membela Pancasila demi NKRI.