JOSAY MENGADAKAN INTERNATIONAL BUSINESS MEETING DENGAN PENGUSAHA JEPANG

Sekitar 20 orang delegasi dari Pengusaha Jepang datang ke Jakarta atas undangan Josay Institute. Tepatnya tanggal 29 Agustus 2019 bertempat di Hotel Pullman, Jakarta Barat di L Blake Room, telah diadakan nota kesepahaman antar A&Co dan Akari International Group

Hadir disini pengundang adalah Prof.Dr.A.R.Adji Hoesodo,PhD selaku Ketua Umum Josay dan Dr.Riana Susanti,MSc, Ketua Dewan pembina Josay Institute. Pihak Akari International Group, diwakili oleh Mr. Maachi.

Dalam Business Meeting ini telah ditanda tangani nota kesepahaman akan kerjasama bisnis kedua pihak meliputi berbagai proyek infrastruktur  baik dan swasta maupun proyek yang digagas oleh Bappenas dengan Pola KPBU.

Dalam forum ini Ketum Josay memberikan arahan kepada partner Jepang akan bagaimana berinvestasi di Indonesia dengan aman dan saling menguntungkan. Dalam event ini juga di hadiri oleh perwakilan dari Departemen keuangan dan wakil dari Aset Management Internasional yang nanti akan ditunjuk menjadi konsultan investasi ini.

Pengusaha Jepang akan ditawari untuk berpartner dalam kategoti 19 Jenis Proyek yang ada di pola Bappenas. Juga siap dengan kategori proyek baik yang solicited maupun unsolicited .

Selain itu juga beberapa proyek akan di pelajari lebih lanjut di luar kategori ini seperti : Pembangkit Listrik Tenaga Air, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah, Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa, Terminal Peti Kemas, Theme Park, Smart City, Pengembangan Budidaya AgroIndustri dan Kelautan. Pengolahan Limbah,  Terpadu.

Dalam sambutannya Ketum Josay Institute yang juga peneliti dari Kokoro Zashi Institute yang berpusat di Tokyo Jepang ini, juga berencana mengembangkan Perguruan Tinggi di Indonesia bekerja sama dengan Pihak berbagai Perguruan  Tinggi di Jepang dan bekerjasama dengan Global Profeneur University, Singapore.

Sebagai Alumni PPSA XXI Lemhannas RI, Ketum Josay sangat bersemangat dalam kerjasama ini karena Jepang dalah Negara dengan kemampuan Teknologi tinggi, sehingga Bangsa Indonesia akan memetik keuntungan dengan kerjasama ini melalui transfer teknologi.

Beberapa Teknologi nantinya akan di produksi di Indonesia seperti Pembangkit Listrik Tenaga Sampah maupun Limbah dan beberapa teknologi bangunan teknik sipil.

Setelah penandatangan NDA ini akan dilakukan tindak lanjut implementasi dari Berbagai proyek yang sudah di tinjau dan dipelajari Pihak Jepang.

Hadir di sini Ketua Dewan Pembina Josay, Dr.Riana Susanti,Msc. Adapun Interpreter bahasa diwakili oleh Mr.Poh, MBA yang berasal dari Malaysia dan menempuh pendidikan di Jepang baik S1 dan S2, fasih berbahasa Jepang karen 20 Tahun tinggal di Negara Sakura ini. ( JosayPers )